BONTANG — Sebanyak 49 gardu atau kelompok pemain domino di Kota Bontang mengirimkan wakil terbaiknya dalam turnamen yang digelar PORDI, Sabtu (20/6/2026). Ketua PORDI Kota Bontang, Fahruddin Ismail, mengatakan antusiasme peserta sangat tinggi hingga tidak ada pembatasan jumlah pendaftar.
“Hampir semua Gardu kirim wakilnya. Dan kita tidak batasi,” ujar Fahruddin yang akrab disapa Oca.
Turnamen ini menjadi panggung utama bagi para pemain domino di Kaltim untuk menunjukkan kemampuan. Oca menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi biasa, melainkan bagian dari proses seleksi atlet.
“Kalau nanti ada pertandingan tingkat nasional, tentu kita dimintai referensi siapa yang akan ikut mewakili. Salah satunya melalui ajang ini kita bisa melihat kemampuan para peserta, khususnya dari Bontang,” terangnya.
PORDI Bontang tidak berhenti di turnamen kali ini. Sebelumnya, mereka telah menggelar PORDI Cup I di Dispopar. Fahruddin berharap kompetisi serupa bisa terus berlanjut hingga menembus penyelenggaraan PORDI Cup III pada tahun yang sama.
“Ya kita maunya begitu. Tahun ini sudah kita gelar juga PORDI CUP I di Dispopar. Semoga bisa tembus CUP III,” tuturnya.
Selain pertandingan, panitia juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah bagi peserta dan pengunjung. Oca mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding.
“Kita juga menyampaikan kepada seluruh peserta agar selalu menjaga sportivitas. Menang atau kalah adalah hal biasa dalam pertandingan, yang terpenting adalah kebersamaan dan menjaga nama baik olahraga domino,” ujarnya.
Panitia menyiapkan total hadiah pembinaan yang cukup besar. Juara pertama berhak atas Rp20 juta, disusul juara kedua Rp15 juta, juara ketiga Rp10 juta, dan juara keempat Rp7 juta. Sementara itu, peringkat kelima hingga kedelapan masing-masing mendapatkan Rp1 juta, dan peringkat kesembilan hingga keenam belas Rp500 ribu.