SAMARINDA — Gangguan teknis yang membuat portal SPMB Kaltim 2026 tidak bisa diakses selama beberapa jam telah teratasi. Kini, proses pendaftaran untuk jenjang SMA dan SMK di Kalimantan Timur kembali dibuka secara normal tanpa penerapan sistem pembagian zona waktu.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh pihak Disdikbud Kaltim setelah tim teknis berhasil memulihkan server yang sebelumnya down. Pemulihan dilakukan dengan cepat agar tidak mengganggu jadwal pendaftaran yang telah ditetapkan.
Tidak ada perubahan kebijakan terkait mekanisme pendaftaran. Perbedaan utama hanya pada aksesibilitas sistem yang kini kembali stabil. Calon siswa dan orang tua tidak lagi dihadapkan pada antrean virtual atau pembatasan waktu akses berdasarkan wilayah tempat tinggal.
“Server sudah kami nyalakan kembali dan berfungsi normal. Tidak ada lagi pembagian jam akses berdasarkan zona,” ujar perwakilan Disdikbud Kaltim dalam keterangan resmi yang diterima media.
Sebelumnya, portal SPMB Kaltim 2026 mendadak tidak bisa diakses oleh publik pada jam-jam awal pembukaan pendaftaran. Hal ini memicu kekhawatiran di kalangan orang tua dan calon siswa, terutama mereka yang berada di daerah dengan koneksi internet terbatas.
Sejumlah laporan masuk ke helpdesk Disdikbud terkait kendala loading halaman dan gagal masuk ke akun pendaftaran. Pihak dinas bergerak cepat dengan melakukan pengecekan pada infrastruktur server dan memastikan tidak ada data pendaftar yang hilang selama masa down.
Disdikbud Kaltim mengimbau agar calon peserta didik dan orang tua tidak perlu panik. Proses pendaftaran masih akan berlangsung sesuai jadwal yang telah diumumkan sebelumnya. Pihaknya juga meminta masyarakat untuk melaporkan jika kembali menemui kendala akses agar bisa segera ditindaklanjuti oleh tim teknis.
“Kami pastikan semua data aman. Silakan melanjutkan pendaftaran seperti biasa. Jika ada kendala, segera hubungi helpdesk resmi,” pungkasnya.