KALIMANTAN TIMUR — Mommy n Me 2026 bukan sekadar ajang belanja kebutuhan ibu dan anak. BNI melihat pameran ini sebagai momentum mendekatkan layanan perbankan digital ke segmen keluarga. Selama tiga hari, pengunjung bisa memanfaatkan QRIS wondr by BNI, Kartu Debit BNI, dan Kartu Kredit BNI untuk bertransaksi di seluruh tenant pameran.
Direktur Consumer Banking BNI Corina Karnalies menyebut partisipasi ini merupakan komitmen perseroan mendampingi keluarga Indonesia. "BNI bangga dapat menjadi bagian dari Mommy n Me 2026, sebuah ajang yang tidak hanya menghadirkan berbagai kebutuhan ibu dan anak, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan inspirasi bagi keluarga muda Indonesia," ujar Corina dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/6/2026).
Untuk menarik minat pengunjung, BNI menyediakan fasilitas cicilan 0% melalui Kartu Kredit BNI. Fasilitas ini menyasar pengeluaran besar seperti perlengkapan bayi, mainan edukasi, atau kebutuhan rumah tangga yang biasanya dibeli dalam jumlah banyak di pameran.
Selain itu, pengunjung yang membuka rekening baru lewat aplikasi wondr by BNI di lokasi berkesempatan mendapat reward khusus. BNI juga menyediakan permainan spinning wheel dengan aneka hadiah di booth mereka, menambah daya tarik interaktif bagi keluarga yang datang.
BNI memanfaatkan ajang ini untuk akuisisi nasabah baru. Proses pembukaan rekening dilakukan secara digital melalui aplikasi wondr by BNI, tanpa perlu antre panjang. Pengunjung cukup membawa KTP dan nomor ponsel aktif untuk menjadi nasabah dalam hitungan menit.
Corina menambahkan, inisiatif ini sejalan dengan semangat BNI melayani sepenuh hati di era digital. "Melalui berbagai promo dan solusi pembayaran digital yang kami hadirkan, kami berharap pengunjung dapat menikmati pengalaman berbelanja yang lebih mudah, aman, dan menguntungkan," katanya.
Mommy n Me 2026 juga diisi kompetisi keluarga, edukasi parenting, dan hiburan. BNI menyediakan ekosistem pembayaran digital yang terintegrasi di seluruh area acara, sehingga pengunjung tak perlu membawa uang tunai dalam jumlah besar.
Langkah BNI ini menjadi bagian dari upaya mempercepat transformasi menuju masyarakat nontunai di Indonesia. Dengan menyasar segmen keluarga muda, BNI berharap kebiasaan bertransaksi digital bisa tertanam sejak dini—mulai dari belanja popok hingga tabungan pendidikan anak.