KALIMANTAN TIMUR — Juru Bicara I Kementerian Luar Negeri RI Yvonne Mewengkang membenarkan bahwa keberangkatan Menlu Sugiono sesuai jadwal. "Menlu RI akan berangkat malam ini," ujarnya dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis (9/7).
Di Iran, Sugiono dijadwalkan memenuhi undangan resmi Pemerintah Iran untuk memberikan penghormatan kepada almarhum Ayatollah Sayid Ali Khamenei. Selain itu, ia akan menggelar pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.
"Pertemuan bilateral kedua Menlu diharapkan semakin memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Iran, memperdalam kerja sama di berbagai bidang prioritas, serta mempercepat koordinasi kedua negara dalam menghadapi berbagai tantangan regional dan global," jelas Yvonne.
Kunjungan ini juga diikuti Ketua MPR RI Ahmad Muzani yang diagendakan bertemu Ketua Parlemen Iran Mohammad Bager Ghalibaf. Pertemuan itu bertujuan "memperkuat kemitraan antar parlemen serta kerja sama antara masyarakat kedua negara," kata Yvonne.
Tak hanya delegasi parlemen, perwakilan dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah juga ikut dalam rombongan. Menurut Yvonne, hal ini "mencerminkan hubungan kedua negara, serta menegaskan konsistensi politik luar negeri yang bebas aktif."
Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada 28 Februari lalu. Iran telah menggelar rangkaian pemakaman bagi pemimpin tertingginya sejak Jumat pekan lalu. Sebelumnya, Duta Besar RI untuk Iran Rolliansyah Soemirat juga telah memberikan penghormatan terakhir secara terpisah.