SAMARINDA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Kalimantan Timur dan Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Kamis, 9 Juli 2026. Secara umum, kondisi cuaca di 11 wilayah yang dipantau diprediksi cukup kondusif, tanpa adanya indikasi hujan dalam 24 jam ke depan.
IKN dan Tanah Grogot Paling Stabil Sepanjang Hari
IKN menjadi salah satu wilayah dengan cuaca paling stabil. Langit diprakirakan cerah sejak pagi hingga sore, sebelum berubah menjadi berawan pada malam hari. Pola serupa juga diprakirakan terjadi di Tanah Grogot, sementara Sendawar diprediksi menikmati cuaca cerah dari siang hingga sore.
Kondisi cerah berawan hingga cerah juga mendominasi wilayah lainnya seperti Balikpapan, Bontang, dan Tenggarong. Namun, BMKG mengingatkan bahwa meski tidak ada hujan, kondisi berawan pada malam hari tetap perlu diwaspadai karena dapat memicu perubahan cuaca secara lokal.
Samarinda Berpotensi Kabur, Tanjung Redeb Terpanas
Samarinda menjadi satu-satunya daerah yang diprakirakan mengalami udara kabur pada siang hari. Fenomena ini biasanya mengurangi jarak pandang, namun tidak mengganggu aktivitas warga secara signifikan.
Dari sisi suhu, Tanjung Redeb mencatat suhu maksimum tertinggi, mencapai 32 derajat Celsius. Wilayah ini berpotensi terasa lebih panas pada siang hari. Sebaliknya, Ujoh Bilang mencatat suhu minimum terendah, yakni 23 derajat Celsius, sehingga udara pada pagi hari relatif lebih sejuk.
Kelembapan Udara Capai 97 Persen di Ujoh Bilang
Tingkat kelembapan udara di Kalimantan Timur bervariasi antara 52 hingga 97 persen. Ujoh Bilang memiliki kelembapan maksimum tertinggi, mencapai 97 persen, disusul Sendawar sebesar 92 persen. Kelembapan tinggi ini dapat membuat udara terasa lebih lengket, terutama pada pagi dan malam hari.
Secara keseluruhan, prakiraan cuaca pada 9 Juli 2026 menunjukkan kondisi yang cukup bersahabat bagi warga yang hendak beraktivitas di luar ruangan, baik di IKN maupun di seluruh wilayah Kalimantan Timur.