Karhutla Kaltim Tembus 1.000 Hektare, Berau Terparah dengan 400 Hektare Lebih Terbakar

Penulis: Yanuar Fahrezi  •  Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:01:31 WIB
Petugas BPBD bersama TNI-Polri memadamkan titik api di kawasan lahan yang terbakar di Kalimantan Timur.

SAMARINDA — Ribuan hektare lahan di Kalimantan Timur hangus dilalap api di tengah musim kemarau yang berkepanjangan. Data terbaru BPBD Kaltim mencatat total area terdampak karhutla telah melampaui 1.000 hektare, menjadikan provinsi ini berada di peringkat kesembilan nasional dalam tingkat kerawanan karhutla.

Sepuluh kabupaten dan kota di Kaltim tercatat mengalami kebakaran dengan luasan bervariasi. Selain Berau dan Kutai Kartanegara, Kutai Barat mencatat 147 hektare lahan terbakar, menyusul Paser dan Kutai Timur yang masing-masing kehilangan 89,3 hektare.

Penyebaran Titik Api di Ibu Kota Baru dan Sekitarnya

Kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) tak luput dari si jago merah. Penajam Paser Utara mencatat 48,1 hektare lahan terdampak, sementara Samarinda kehilangan 40,5 hektare. Mahakam Ulu, Bontang, dan Balikpapan mencatat luasan lebih kecil dengan total di bawah 11 hektare.

Kepala BPBD Kaltim Buyung Dodi Gunawan menyebut peningkatan titik panas terjadi seiring musim kemarau yang berlangsung panjang. Kondisi ini membuat risiko karhutla di sejumlah wilayah semakin tinggi.

Status Siaga Bencana dan Dominasi Karhutla di Pulau Kalimantan

Pemerintah Provinsi Kaltim telah menetapkan status Siaga Bencana Karhutla sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran yang meluas. Penetapan status ini memungkinkan mobilisasi sumber daya lintas instansi dilakukan lebih cepat.

"Karhutla yang terjadi saat ini didominasi wilayah di tiga provinsi di Kalimantan. Sementara untuk Kaltim sendiri berada di posisi sembilan nasional kerawanan karhutla," ujar Buyung, Rabu (26/8/2026).

Menurutnya, kondisi karhutla saat ini banyak terjadi di tiga provinsi di Pulau Kalimantan, yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Penanganan Terpadu Melibatkan TNI-Polri dan Perusahaan Swasta

Untuk mencegah kebakaran semakin meluas, penanganan dilakukan secara bersama-sama. BPBD provinsi dan kabupaten/kota bekerja bersama TNI-Polri, perusahaan swasta, serta masyarakat untuk mengantisipasi dan memadamkan titik api.

Petugas terus bergerak di lapangan untuk menangani kebakaran sebelum menjalar ke wilayah yang lebih luas. Upaya tersebut dilakukan dengan menyesuaikan kondisi dan tingkat ancaman di masing-masing daerah.

Berikut rincian luasan wilayah terdampak karhutla di Kaltim:

  • Berau: lebih dari 400 hektare
  • Kutai Kartanegara: 219 hektare
  • Kutai Barat: 147 hektare
  • Paser: 89,3 hektare
  • Kutai Timur: 89,3 hektare
  • Penajam Paser Utara: 48,1 hektare
  • Samarinda: 40,5 hektare
  • Mahakam Ulu: 7 hektare
  • Bontang: 3 hektare
  • Balikpapan: 0,5 hektare

Data tersebut menunjukkan Berau menjadi wilayah dengan luasan karhutla terbesar di Kaltim. Pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait masih melakukan penanganan dan pencegahan agar kebakaran tidak meluas.

Reporter: Yanuar Fahrezi
Sumber: rctiplus.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top