Wakil Ketua IV KONI Kaltim Shemmy Permata Sari Ingatkan Pengurus KONI Bontang Soal Transparansi Dana Hibah

Penulis: Yanuar Fahrezi  •  Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:01:02 WIB
Wakil Ketua IV KONI Kaltim, Shemmy Permata Sari, memberikan sambutan pada pembukaan Rapat Kerja KONI Bontang di Aula Dispopar Bontang, Sabtu (29/8/2026).

BONTANG — Wakil Ketua IV KONI Kaltim, Shemmy Permata Sari, menegaskan bahwa pengelolaan dana hibah bukan sekadar kepatuhan administrasi, melainkan juga menjaga kepercayaan publik terhadap organisasi olahraga. Ia meminta seluruh pengurus KONI Kota Bontang dan cabang-cabang olahraga di bawahnya untuk berpedoman pada prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap penggunaan anggaran.

“Saya berpesan kepada seluruh pengurus Koni Kota Bontang dan cabang-cabang yang berada di dalamnya agar berhati-hati dalam mengelola dana hibah. Selalu mengedepankan transparansi dan akuntabilitas,” ujarnya dalam sambutan di pembukaan Rapat Kerja (Raker) KONI Bontang, Sabtu (29/8/2026).

Libatkan BPK untuk Jaga Kehati-hatian

Shemmy menyarankan agar kepengurusan KONI Bontang tidak segan melibatkan lembaga eksternal seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam proses pengelolaan anggaran. Menurutnya, komunikasi yang intensif dan masukan dari BPK menjadi langkah preventif agar dana hibah tepat sasaran.

“Jangan segan melibatkan lembaga lain seperti BPK, kedepankan komunikasi dan memohon masukan dari BPK,” katanya.

Langkah ini dinilai sebagai wujud kehati-hatian sekaligus bentuk pertanggungjawaban publik atas penggunaan dana hibah yang bersumber dari APBD.

Dorong Kolaborasi dengan Swasta untuk Pembinaan Atlet

Di luar persoalan anggaran, Shemmy juga mendorong KONI Bontang untuk membangun kemitraan dengan perusahaan swasta. Menurutnya, kondisi keuangan Kota Bontang saat ini tidak memungkinkan pemerintah dan KONI bekerja sendiri dalam mengembangkan atlet serta mengelola program organisasi.

“Kita membutuhkan tangan-tangan lain dan dunia swasta untuk menjadi mitra strategis yang harus kita kita dekati,” terangnya.

Kolaborasi tersebut dinilai penting agar pembinaan atlet di Kota Bontang dapat berjalan maksimal tanpa sepenuhnya bergantung pada anggaran daerah.

KONI Diminta Jadi Rumah Terbuka bagi Atlet

Lebih lanjut, Shemmy mengingatkan agar kelembagaan KONI tidak hanya berfungsi sebagai lembaga birokrasi. Organisasi ini harus menjadi rumah yang terbuka bagi masyarakat dan para atlet di Kota Bontang untuk berkembang.

Pesan tersebut disampaikan di hadapan pengurus KONI Kota Bontang dalam forum Raker yang digelar di Aula kantor Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Bontang. (*/Arya)

Reporter: Yanuar Fahrezi
Sumber: cuitankaltim.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top