Pemerintah Pusat Bangun Dua Kampung Nelayan Merah Putih di Penajam Kaltim Rp 14 Miliar untuk Dukung IKN

Penulis: Uki Damayanti  •  Rabu, 02 September 2026 | 12:26:02 WIB
Pemerintah pusat membangun dua Kampung Nelayan Merah Putih di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, dengan anggaran Rp 14 miliar untuk mendukung kebutuhan ikan di IKN.

Pemerintah pusat membangun dua Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, dengan anggaran sekitar Rp 14 miliar untuk mengangkat taraf ekonomi masyarakat pesisir dan menunjang kebutuhan ikan di Ibu Kota Nusantara (IKN). Pembangunan kawasan terpadu ini akan berlokasi di Kelurahan Nenang dan Tanjung Tengah, menyasar ekosistem perikanan dari hulu ke hilir.

PENAJAM PASER UTARA — Produksi ikan tangkapan nelayan di Kabupaten Penajam Paser Utara terus meningkat dalam dua tahun terakhir, mencapai 6.672 ton sepanjang 2025. Angka ini menjadi dasar pemerintah pusat menyalurkan program Kampung Nelayan Merah Putih di dua kelurahan pesisir, Nenang dan Tanjung Tengah, dengan total anggaran Rp 14 miliar.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara, Andi Trasodiharto, menyebut pembangunan kawasan terpadu ini merupakan langkah menyejahterakan nelayan dari hulu hingga hilir.

"Pembangunan kampung nelayan atau kawasan terpadu merupakan langkah untuk menyejahterakan nelayan dari hulu hingga hilir," ujarnya di Penajam, Selasa.

Fasilitas Lengkap Satu Ekosistem Ekonomi

Kampung nelayan dirancang sebagai pusat pertemuan ekonomi yang menghidupkan transaksi langsung antara nelayan, pembudidaya, dan distributor. Sejumlah fasilitas fisik dibangun secara menyeluruh di lokasi tersebut.

  • Tempat Pelelangan Ikan (TPI)
  • Pabrik es untuk kebutuhan pendinginan hasil tangkapan
  • Ruang pendingin atau cold storage
  • Stasiun pengisian bahan bakar khusus nelayan

Dengan fasilitas ini, rantai distribusi ikan di pesisir Penajam Paser Utara diharapkan lebih pendek. Nelayan tidak lagi bergantung pada tengkulak untuk menjual hasil tangkapan segar.

Anggaran dari Pusat, Lahan dari Daerah

Pemerintah pusat telah menerbitkan surat penunjukan penyedia pekerjaan untuk pembangunan dua kampung nelayan tersebut. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Penajam Paser Utara, Muhajir, menyebut anggaran Rp 14 miliar terbagi menjadi Rp 6 miliar untuk satu lokasi dan Rp 8 miliar untuk lokasi lainnya.

Peran pemerintah kabupaten terbatas pada penyediaan lahan sebagai lokasi pembangunan. Seluruh biaya konstruksi ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah pusat.

"Dana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih ditanggung pemerintah pusat, pemerintah kabupaten hanya menyiapkan lahan sebagai lokasi pembangunan kampung nelayan itu," kata Andi Trasodiharto.

Produksi Ikan Meningkat, Target 2026 Tembus 6.740 Ton

Data Dinas Perikanan mencatat produksi ikan tangkapan nelayan pada 2025 mencapai 6.672 ton, naik 66 ton dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 6.606 ton. Untuk 2026, target produksi dinaikkan menjadi 6.740 ton.

Kenaikan ini dinilai mampu menunjang kebutuhan ikan, bukan saja untuk masyarakat kabupaten setempat tetapi juga kawasan IKN yang terus berkembang. Keberadaan kampung nelayan diharapkan memperkuat posisi Penajam Paser Utara sebagai salah satu pemasok utama komoditas perikanan bagi ibu kota negara.

Reporter: Uki Damayanti
Sumber: kaltim.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top