Perumdam Kutim Perketat Pemantauan Air Baku di Sangatta Selatan Antisipasi Dampak Kemarau

Penulis: Valdi Pratama  •  Rabu, 02 September 2026 | 13:59:01 WIB
Direktur Utama Perumdam Kutim, Suparjan, melakukan inspeksi mendadak ke lokasi pengambilan air baku di Sangatta Selatan untuk memantau kesiapan menghadapi musim kemarau.

SANGATTA — Ancaman kekeringan di tengah musim kemarau memaksa pengelola air minum bertindak cepat. Suparjan, Direktur Utama Perumdam Kutim, melakukan inspeksi mendadak ke lokasi pengambilan air baku di Sangatta Selatan untuk mengecek secara langsung kondisi lapangan.

Langkah ini diambil sebagai bentuk kesiapsiagaan dini. Jika sumber air mengalami penurunan debit atau kualitas yang memburuk, proses pengolahan air bersih untuk ribuan pelanggan dipastikan akan terganggu.

Pemantauan Rutin: Kunci Deteksi Dini Gangguan Sumber Air

Dalam kunjungannya, Suparjan tidak hanya sekadar melihat kondisi visual. Ia memberikan instruksi tegas kepada jajaran petugas di lapangan untuk memperketat jadwal pengawasan di sekitar area intake dan sumber air baku.

"Pemantauan secara berkala penting dilakukan agar setiap perubahan kondisi sumber air dapat diketahui lebih dini," ujar Suparjan. Ia menambahkan, dengan deteksi yang cepat, petugas bisa segera mengambil langkah teknis apabila ditemukan potensi masalah yang bisa menghambat proses produksi maupun distribusi air ke rumah pelanggan.

Penataan Fasilitas: Jembatan Pipa dan Bebatuan Intake Jadi Prioritas

Selain soal ketersediaan air, orang nomor satu di Perumdam Kutim itu juga memprioritaskan perbaikan fasilitas penunjang di lokasi intake. Instruksi yang diberikan mencakup pengecatan ulang jembatan pipa serta perapian susunan bebatuan di sekitar area pengambilan air.

Suparjan menilai lingkungan kerja yang tertata rapi berkontribusi besar pada kelancaran operasional. "Lingkungan intake yang tertata akan memudahkan petugas dalam melakukan pemantauan, pemeliharaan, hingga pekerjaan teknis lainnya," jelasnya.

Menanggapi arahan tersebut, Kepala Cabang Perumdam Kutim Sangatta Selatan, Doliansyah, memastikan seluruh instruksi akan segera dieksekusi. Pihaknya langsung bergerak untuk merealisasikan perbaikan yang bersifat non-struktural.

"Untuk kegiatan pengecatan akan kami ajukan permohonan biaya terlebih dahulu, sedangkan untuk merapikan bebatuan akan segera kami tindak lanjuti," kata Doliansyah saat mengonfirmasi kunjungan pimpinannya.

Komitmen Jaga Kontinuitas Layanan Air Bersih

Doliansyah menambahkan, intensitas pengawasan di Sangatta Selatan akan terus ditingkatkan, khususnya selama periode kemarau masih berlangsung. Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan untuk menjaga keandalan infrastruktur.

Inspeksi langsung oleh manajemen puncak ini dinilai krusial untuk memastikan setiap kebutuhan teknis di lapangan tidak tertunda. Dengan respons cepat tersebut, Perumdam Kutim berupaya menjamin agar distribusi air bersih kepada konsumen tetap berjalan normal tanpa gangguan berarti.

Reporter: Valdi Pratama
Sumber: kutimpost.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top