KALIMANTAN TIMUR — Kenaikan harga smartphone biasanya terjadi karena fluktuasi komponen atau biaya produksi yang berubah dalam hitungan bulan. Tapi tidak dengan Samsung Galaxy M47 5G di India. Perangkat yang baru dirilis pada 4 Juli ini langsung mengalami lonjakan harga hingga 8.000 rupee (sekitar Rp1,5 juta) hanya dalam waktu satu minggu. Alhasil, konsumen yang tidak kebagian promo pertama harus membayar jauh lebih mahal untuk spesifikasi yang identik.
Berdasarkan daftar harga terbaru di Amazon India, kenaikan terjadi di semua varian Galaxy M47 5G. Varian dasar 6 GB/128 GB yang semula dibanderol 25.999 rupee (harga efektif promo 22.999 rupee) kini dijual 32.999 rupee. Artinya, selisih dari harga promo mencapai 10.000 rupee.
Varian 8 GB/128 GB naik dari harga efektif 25.999 rupee menjadi 36.999 rupee. Sementara varian tertinggi 8 GB/256 GB yang sebelumnya bisa ditebus 30.999 rupee kini melonjak ke 41.999 rupee. Kenaikan bersih untuk dua varian teratas adalah 8.000 rupee atau sekitar Rp1,5 juta per unit.
Yang membuat kasus ini berbeda dengan kenaikan harga smartphone lain di India adalah waktunya. Dalam beberapa bulan terakhir, Nothing, Realme, dan Xiaomi memang menaikkan harga produk lama mereka karena kenaikan biaya chip memori global. Namun, keputusan itu dianggap masuk akal karena perangkat sudah beredar sebelum harga komponen melonjak.
Samsung justru melakukan penyesuaian harga pada perangkat yang baru dirilis. Ketika Galaxy M47 5G diluncurkan pada 4 Juli, Samsung sudah mengetahui persis biaya produksi dan harga komponen saat itu. Hampir tidak ada perubahan signifikan dalam rantai pasokan hanya dalam kurun waktu satu minggu yang bisa membenarkan kenaikan ribuan rupee.
Banyak pihak menilai langkah ini lebih sebagai strategi pemasaran, bukan respons terhadap kenaikan biaya produksi. Samsung diduga sengaja memasang harga promo rendah di minggu pertama untuk menciptakan antusiasme dan mendorong angka penjualan awal, lalu mengembalikan harga ke level normal setelah periode promosi berakhir.
Bagi pembeli yang berhasil mendapatkan Galaxy M47 5G di harga promo minggu pertama, kondisi ini jelas menguntungkan. Sebaliknya, calon konsumen yang baru berniat membeli setelah minggu pertama harus mengeluarkan biaya jauh lebih besar untuk perangkat yang sama.
Hingga berita ini diturunkan, Samsung belum memberikan pernyataan resmi mengenai alasan kenaikan harga tersebut. Namun, melihat pola yang ada, konsumen disarankan tidak terburu-buru membeli di harga saat ini. Marketplace India dan toko resmi Samsung kerap menghadirkan diskon pada momen festival belanja atau promosi musiman. Jika strategi Samsung memang mengandalkan promo berkala, bukan tidak mungkin Galaxy M47 5G kembali dijual dengan harga lebih rendah dalam waktu dekat.
Kasus ini juga menjadi pengingat bagi konsumen untuk selalu mengecek masa berlaku harga promo saat sebuah smartphone baru diluncurkan. Dengan begitu, pembeli bisa menentukan waktu terbaik untuk mendapatkan harga paling menguntungkan tanpa terjebak kenaikan harga dadakan.