320 Kader Bela Negara Pratama 2026 Balikpapan Ditutup dengan Api Unggun dan Cium Bendera Merah Putih

Penulis: Yanuar Fahrezi  •  Kamis, 05 November 2026 | 13:46:31 WIB
Upacara penutupan pelatihan 320 Kader Bela Negara Pratama 2026 berlangsung khidmat di Dodikjur Rindam VI/Mulawarman Balikpapan.

BALIKPAPAN — Penutupan pelatihan berlangsung khidmat di Depo Pendidikan dan Kejuruan Resimen Induk Daerah Militer (Dodikjur Rindam) VI/Mulawarman Balikpapan. Rangkaian acara dibuka dengan ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kelancaran seluruh proses pelatihan yang telah ditempuh para kader.

Brigjen TNI Luhut Marpaung memimpin langsung upacara penutupan. Dalam amanatnya, ia menitipkan lima poin pegangan kepada seluruh kader agar nilai kebangsaan tetap terjaga setelah pelatihan berakhir.

Lima Pegangan yang Dipesankan ke Kader Bela Negara

Poin pertama, peningkatan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan utama dalam menjalankan setiap tugas. Kedua, mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

Poin ketiga, kader diminta tidak mudah terpengaruh berbagai bentuk provokasi yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Keempat, setiap pekerjaan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, memberi hasil terbaik, serta menghindari segala bentuk pelanggaran hukum.

Poin kelima, menjaga kekompakan dan solidaritas guna mendukung pelaksanaan tugas sesuai bidang profesi masing-masing.

Api Unggun hingga Cium Sang Saka Merah Putih

Penutupan dilanjutkan dengan penyalaan api unggun yang diiringi pembacaan puisi bertajuk "Langkah Persaudaraan". Prosesi ini menjadi momen peneguhan semangat nasionalisme dan mempererat rasa persaudaraan di antara para peserta.

Suasana berlangsung haru ketika seluruh peserta melaksanakan penghormatan kepada Bendera Merah Putih. Secara bergantian, para kader mencium Sang Saka Merah Putih sebagai simbol penghormatan, kesetiaan, dan komitmen terhadap keutuhan bangsa dan negara.

"Api unggun boleh padam, tetapi semangat bela negara harus terus menyala dalam menjaga persatuan, memperkuat nasionalisme, dan mempertahankan keutuhan NKRI," ujar Brigjen TNI Luhut Marpaung.

Pesan Penutup: Suarakan Kebenaran di Tengah Tantangan Kompleks

Menutup rangkaian acara, Luhut mengajak para kader untuk senantiasa menyuarakan kebenaran dan kebaikan di tengah dinamika tantangan kehidupan yang semakin kompleks. Ia juga mengingatkan pentingnya mengedepankan hati nurani dan menghindari sikap saling menyalahkan.

Ilmu yang diperoleh selama pelatihan diminta diterapkan agar berdampak positif bagi masyarakat. Kementerian Pertahanan bersama seluruh unsur yang terlibat menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan partisipasi aktif dari 320 peserta.

Reporter: Yanuar Fahrezi
Sumber: kotaku.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top