Pencarian

Bontang Raih Penghargaan Terbaik 1 Pengelolaan Sampah dari Kemendagri, Wali Kota Neni Minta Warga Setop Buang Perabot ke Laut

Sabtu, 05 September 2026 • 13:46:31 WIB
Bontang Raih Penghargaan Terbaik 1 Pengelolaan Sampah dari Kemendagri, Wali Kota Neni Minta Warga Setop Buang Perabot ke Laut
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengimbau warga menghentikan kebiasaan membuang barang bekas berukuran besar ke laut dan sungai karena berpotensi menyumbat aliran air dan memicu banjir.

BONTANG — Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni meminta warganya menghentikan kebiasaan membuang barang bekas berukuran besar ke laut maupun sungai. Pasalnya, sampah seperti springbed dan perabot rumah tangga dinilai mampu menyumbat aliran air serta berpotensi memicu banjir di tengah ancaman fenomena El Nino.

“Jangan ada lagi membuang barang bekas besar ke laut maupun sungai, karena dapat menyumbat aliran air dan memicu banjir,” tegas Neni, Sabtu (5/9/2026).

Penghargaan Terbaik 1 Kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri yang diraih Bontang dari Kemendagri disebutnya bukan sekadar piala. Menurut Neni, prestasi tersebut merupakan cerminan kebiasaan warga dalam menjaga kebersihan lingkungan sehari-hari.

Pemkot Siapkan Layanan Jemput Barang Bekas untuk Warga

Untuk mengantisipasi kebiasaan membuang sampah besar ke perairan, Pemkot Bontang telah menyiapkan solusi berupa layanan penjemputan. Warga yang memiliki barang bekas berukuran besar dan sudah tidak terpakai dapat melapor kepada petugas pemerintah.

Barang yang dijemput nantinya akan direparasi dan dimanfaatkan kembali. Neni menyebut hasil perbaikan tersebut akan disalurkan kepada anak-anak pesantren agar memiliki manfaat yang lebih besar.

Pemilahan Sampah dari Rumah untuk Ekonomi Sirkular

Di sisi lain, Neni mendorong masyarakat membiasakan diri memilah sampah sejak dari rumah. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menciptakan ekonomi sirkular, di mana sampah yang dikelola dengan baik dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi keluarga.

“Nantinya, lurah juga akan turun langsung memastikan program ini berjalan optimal,” ujarnya.

Pemerintah kota berperan sebagai motor penggerak untuk membangun kesadaran masyarakat agar semakin peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Neni menegaskan bahwa prestasi tingkat nasional ini bukan hanya milik pemerintah, melainkan buah dari kerja dan kesadaran seluruh masyarakat Bontang.

Menjaga Kebersihan Tidak Perlu Menunggu Instruksi RT

Neni mengingatkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan tidak harus menunggu jadwal kerja bakti atau instruksi dari ketua RT. Kebiasaan membersihkan halaman rumah sendiri disebutnya sebagai langkah awal yang paling sederhana namun berdampak besar.

“Kebersihan adalah sebagian dari iman. Mari ciptakan lingkungan yang bersih mulai dari halaman rumah sendiri, tanpa harus menunggu jadwal kerja bakti atau instruksi RT,” pesannya.

Dengan penghargaan yang telah diraih, seluruh warga Bontang diajak menjadikan prestasi tersebut sebagai motivasi untuk terus menjaga kebersihan kota. Neni berharap pola pengelolaan sampah yang baru ini menjadi kebiasaan masyarakat sekaligus mengurangi jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan maupun perairan.

Follow www.kaltimnow.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarbontang.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks