Pencarian

Prabowo Pimpin Rapat Penanganan Tiga Bencana Sekaligus, Soroti Kondisi Geografis Indonesia

Senin, 07 September 2026 • 14:21:31 WIB
Prabowo Pimpin Rapat Penanganan Tiga Bencana Sekaligus, Soroti Kondisi Geografis Indonesia
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat penanganan bencana gempa di Flores, aktivitas Gunung Anak Krakatau, dan karhutla secara virtual.

KALIMANTAN TIMUR — Rapat yang diikuti sejumlah pejabat tinggi negara itu digelar untuk mendapatkan informasi terkini dari lapangan. Presiden didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Kepala Badan Logistik Pertahanan (Kabaloghan) Kementerian Pertahanan, Marsekal Madya Yusuf Jauhari.

"Saya mengundang rapat melalui vidcon, saya hanya ingin monitor bagaimana perkembangan sekaligus mendengar situasi yang terkini," kata Prabowo dalam keterangan yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin.

Indonesia Hadapi Bencana di Tiga Titik Secara Bersamaan

Dalam rapat tersebut, Prabowo memaparkan bahwa pemerintah saat ini berkonsentrasi menangani tiga bencana alam yang terjadi nyaris di waktu yang sama. Ketiganya tersebar di wilayah barat, tengah, hingga timur Indonesia, menuntut respons cepat dari aparatur di daerah masing-masing.

Gempa bumi yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi perhatian utama karena berpotensi menimbulkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur. Selain itu, aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda juga terus dipantau karena statusnya yang fluktuatif.

Di sisi lain, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap masih menjadi masalah klasik yang belum tuntas. "Kita menghadapi berbagai keadaan karena bencana, gempa di Flores, kemudian sekarang aktivitas Gunung Anak Krakatau dan juga kebakaran hutan dan asap yang masih menjadi masalah bagi kita semua," sambungnya.

Letak Geografis Jadi Pelajaran bagi Pemerintahan Baru

Prabowo menilai rentetan bencana yang terjadi beruntun ini bukanlah sebuah kebetulan. Ia mengaitkannya langsung dengan posisi Indonesia yang berada di atas pertemuan lempeng tektonik, menjadikan negeri ini salah satu wilayah dengan risiko bencana geologi tertinggi di dunia.

"Ini adalah takdir kita negara yang berada di lingkaran api, the ring of fire," ujar Presiden.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo bukan sekadar pernyataan simbolis. Ia menegaskan bahwa kondisi geografis ini harus dibaca sebagai sinyal bagi jajaran pemerintahannya untuk meningkatkan kesiapsiagaan secara permanen.

"Jadi ini membawa kita untuk bersiap menghadapi keadaan seperti ini setiap saat. Berarti mungkin pelajaran juga bagi kita bagi pemerintah yang saya pimpin," tutur Prabowo.

Arahan Strategis dan Langkah Tindak Lanjut

Rapat terbatas yang digelar secara virtual ini menjadi salah satu langkah awal pemerintah dalam memastikan koordinasi penanganan bencana berjalan efektif. Kehadiran Kepala Badan Logistik Pertahanan dalam rapat mengindikasikan adanya perhatian khusus pada aspek distribusi bantuan dan logistik ke lokasi terdampak.

Belum ada keterangan resmi lebih lanjut mengenai instruksi spesifik yang diberikan Presiden kepada jajarannya terkait evakuasi atau pendanaan darurat. Namun, forum ini setidaknya menjadi sinyal bahwa isu kebencanaan menjadi prioritas yang dipantau langsung dari puncak pemerintahan.

Masyarakat di ketiga wilayah yang terdampak masih menunggu aksi nyata di lapangan, terutama percepatan evakuasi korban gempa dan normalisasi aktivitas warga yang terganggu oleh abu vulkanik serta kabut asap.

Follow www.kaltimnow.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks