BONTANG — Manajemen baru Pupuk Kaltim yang resmi bertugas sejak 30 Juni 2026 langsung bergerak menemui pimpinan daerah. Direktur Utama Rafli Yandra bersama jajaran direktur lainnya, yakni Teguh Ismartono (Operasi), Mohamad Agung (Pengembangan), Andik Cahyanto Budiarto (Keuangan dan Umum), serta Maslani (Manajemen Risiko), menghadap Wali Kota Neni Moerniaeni pada Rabu (8/7/2026).
Pertemuan ini bukan sekadar seremoni perkenalan. Neni secara terbuka menyampaikan harapan besar agar direksi baru bisa langsung bekerja memperkuat sinergi yang sudah terjalin.
“Sinergi yang sudah berjalan baik selama ini harus diperkuat lagi. Kami ingin setiap program yang lahir dari kolaborasi ini benar-benar menyentuh dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Neni dalam keterangan yang diterima redaksi, Kamis (9/7/2026).
Optimalisasi TJSL: Bantuan Tepat Sasaran, Ekonomi Warga Terdongkrak
Salah satu poin krusial yang dibahas adalah penyelarasan program TJSL Pupuk Kaltim dengan rencana pembangunan Pemkot Bontang. Neni menilai, selama ini program sosial perusahaan sudah berjalan, tetapi perlu diarahkan agar tidak berjalan sendiri-sendiri.
Penyelarasan ini dinilai penting untuk memastikan bantuan yang disalurkan tepat sasaran. Fokus utamanya jelas: mendongkrak tingkat kesejahteraan warga dan mempercepat roda ekonomi lokal.
Pemkot Bontang ingin kolaborasi ini tidak hanya melahirkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan hidup. “Tantangan kota ke depan akan semakin dinamis, sehingga sinergi Pupuk Kaltim dengan Pemkot Bontang wajib naik kelas,” tegas Neni.
Pupuk Kaltim: Urat Nadi Perekonomian Bontang
Neni tidak canggung menyambut langsung para petinggi perusahaan yang menjadi urat nadi perekonomian kota tersebut. Baginya, komitmen Pupuk Kaltim selama ini telah menjadi pilar penting yang tidak terpisahkan dari denyut nadi pembangunan Kota Bontang.
Apresiasi mendalam disampaikan Neni atas konsistensi perusahaan yang selalu hadir di tengah masyarakat. Namun, ia mengingatkan bahwa kerja sama ini harus terus diperkuat seiring dinamika pembangunan kota.
Pertemuan yang berlangsung cair dan penuh keakraban ini menjadi sinyal positif bagi masyarakat Bontang. Harapan baru kini tersemat pada pundak direksi anyar Pupuk Kaltim untuk membawa misi besar bagi kota.