Pencarian

Kemenkum Kaltim Ajak BRIDA dan Kampus Gali Potensi Paten Daerah, Incar Produk Lokal Bernilai Ekonomi

Selasa, 03 November 2026 • 16:16:01 WIB
Kemenkum Kaltim Ajak BRIDA dan Kampus Gali Potensi Paten Daerah, Incar Produk Lokal Bernilai Ekonomi
Kepala Kanwil Kemenkum Kaltim Ignatius Mangantar Tua Silalahi menyampaikan pentingnya kolaborasi dengan BRIDA dan perguruan tinggi untuk memetakan potensi inovasi daerah.

SAMARINDA — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Timur Ignatius Mangantar Tua Silalahi menilai kolaborasi dengan BRIDA dan perguruan tinggi menjadi langkah awal memetakan kekayaan inovasi yang selama ini belum terdata rapi. Pemetaan itu diperlukan supaya temuan akademisi tidak berhenti di laporan penelitian.

“Kolaborasi bersama BRIDA dan perguruan tinggi sangat penting guna memetakan potensi inovasi daerah,” kata Ignatius di Samarinda, Selasa.

Peran Pemerintah Bangun Ekosistem Inovasi

Menurut Ignatius, pemerintah tidak cukup hanya mendorong lahirnya temuan baru. Pemerintah perlu hadir membangun ekosistem inovasi daerah melalui sosialisasi, fasilitasi, serta pendampingan pendaftaran paten.

Kanwil Kemenkum Kaltim membuka ruang bagi penggalian potensi lokal untuk dikembangkan menjadi produk teknologi yang memiliki nilai ekonomi dan dapat memperoleh perlindungan paten. Pendampingan menyasar inventor atau penemu di daerah, mulai dari tahapan hingga kelengkapan dokumen persyaratan pendaftaran kekayaan intelektual.

“Kami berkomitmen mendampingi para akademisi dan pelaku usaha dalam melindungi karya inovasi daerah,” ujarnya.

Riset Kampus Diminta Menyambung ke Kebutuhan Industri

Ignatius menekankan pentingnya pemanfaatan hasil penelitian perguruan tinggi secara komersial. Menurut dia, riset kampus harus mampu dihubungkan secara nyata dengan kebutuhan dunia industri nasional agar memberi manfaat bagi masyarakat.

“Hasil penelitian perguruan tinggi harus mampu dihubungkan secara nyata dengan kebutuhan dunia industri nasional,” kata Ignatius.

Dalam webinar tersebut, perwakilan PT Pupuk Kaltim memaparkan dukungan dan sinergi perusahaan terhadap penelitian di bidang pertanian yang dilakukan Politeknik Pertanian Negeri Samarinda. Akademisi Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman juga memaparkan penelitian hilirisasi tanaman kerokot menjadi produk kosmetik dan minuman lokal.

Paten Dinilai Buka Jalan Ekonomi Kerakyatan

Perlindungan hukum melalui paten disebut dapat membuka peluang pengembangan ekosistem ekonomi kerakyatan berbasis produk lokal. Ignatius menyampaikan hal itu sebagai alasan utama pentingnya pendaftaran kekayaan intelektual bagi para penemu di daerah.

“Perlindungan hukum lewat paten akan membuka peluang bagi tumbuhnya ekosistem ekonomi kerakyatan berbasis produk lokal,” ujarnya.

Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan mendorong hasil penelitian perguruan tinggi agar dikembangkan lebih lanjut dan diproduksi secara massal oleh industri daerah. Kanwil Kemenkum Kaltim menyatakan siap mendampingi para inventor memenuhi tahapan dan kelengkapan dokumen pendaftaran kekayaan intelektual.

Follow www.kaltimnow.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kaltim.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks