SAMARINDA — Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Timur Muhammad Faisal mengatakan penyelenggaraan event menjadi strategi utama untuk memperkuat daya saing destinasi wisata di daerah. Hal itu disampaikan saat menghadiri kegiatan Obras Pariwisata Bersama Komunitas bertema Satu Dukungan Satu Tujuan, Bukit Steling Menuju API Award 2026.
Posisi Teratas API Award 2026 Perlu Dipertahankan
Faisal mengungkapkan bahwa hingga saat ini Bukit Steling masih berada di posisi teratas dalam proses penilaian API Award 2026. Namun, ia menekankan dukungan masyarakat tetap dibutuhkan agar capaian tersebut bisa bertahan hingga masa penilaian berakhir.
“Masih ada beberapa bulan ke depan. Karena itu kita membutuhkan dukungan semua pihak agar posisi ini bisa terus dipertahankan,” ujarnya.
Kolaborasi Pemerintah dan Komunitas Jadi Kunci
Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri menegaskan pengembangan sektor pariwisata membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), komunitas, dan pelaku usaha. Ia mengapresiasi masukan dari berbagai pihak yang membantu pemerintah memahami kebutuhan di lapangan.
“Saya berterima kasih kepada seluruh teman-teman komunitas dan masyarakat yang terus memberikan masukan. Karena tanpa masukan dari masyarakat, pemerintah akan sulit mengetahui apa yang benar-benar menjadi kebutuhan di lapangan,” tuturnya.
Infrastruktur Masih Jadi Pekerjaan Rumah
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda Muslimin menyoroti sejumlah kebutuhan infrastruktur yang masih harus dipenuhi agar Bukit Steling layak menjadi destinasi unggulan. Ia mengapresiasi inisiatif masyarakat dan Pokdarwis yang selama ini mengembangkan kawasan secara mandiri.
“Saya mengapresiasi upaya masyarakat dan Pokdarwis yang selama ini mengembangkan Bukit Steling secara mandiri,” pungkasnya.
Pelayanan dan Keramahan Jadi Daya Tarik Tambahan
Menurut Faisal, keberhasilan sebuah destinasi wisata tidak hanya ditentukan oleh panorama alam. Keramahan masyarakat dan kesiapan pengelola dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan juga menjadi faktor penentu. Pemprov Kaltim pun mendukung upaya pengembangan kawasan agar semakin nyaman bagi pengunjung.
Bukit Steling dinilai memiliki peluang besar menjadi lokasi berbagai kegiatan yang mampu menarik wisatawan dari dalam maupun luar daerah. Event-event kreatif dan sport tourism disebut sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kunjungan secara berkelanjutan.