Pencarian

6 Inovasi Kahala Ceria Bawa Desa Kahala Kukar Wakili Kaltim di Lomba Mitigasi Stunting Nasional

Jumat, 04 September 2026 • 06:47:31 WIB
6 Inovasi Kahala Ceria Bawa Desa Kahala Kukar Wakili Kaltim di Lomba Mitigasi Stunting Nasional
Berikut adalah 3–5 caption foto berita yang sesuai dengan permintaan:

SAMARINDA — Desa Kahala di Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara, resmi mencatatkan diri sebagai juara 1 Lomba Desa Berkinerja Baik dalam Percepatan, Pencegahan, dan Penanganan Stunting tingkat Provinsi Kaltim 2026. Penghargaan tersebut menjadikan desa ini wakil tunggal Kalimantan Timur pada lomba mitigasi stunting tingkat nasional.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim Siti Sugiyanti menyebut penunjukan itu bukan tanpa alasan. Selama ini Kahala konsisten menjalankan enam inovasi pencegahan stunting yang dikemas dalam satu program bernama Kahala Ceria, kependekan dari Keluarga Kahala Cegah Stunting Ibu dan Anak Sehat Bahagia.

Apa yang Membuat Desa Kahala Menonjol?

Menurut Siti, data pada 2025 mencatat ada 25 anak berisiko stunting di desa itu, dua di antaranya masuk kategori stunting. Namun setelah ditangani secara rutin, termasuk lewat pemberian makanan tambahan, kondisi mereka berangsur membaik.

"Perkembangan saat ini menunjukkan kondisi terus membaik dan berat tubuh mereka bertambah," ujar Siti saat dihubungi dari Samarinda, Kamis.

Perbaikan itu tidak lepas dari pendekatan lintas sektor yang menyentuh aspek gizi, pola asuh, hingga kenyamanan layanan kesehatan anak di tingkat desa.

Enam Inovasi dalam Satu Program

Dari pangan lokal hingga penguatan koordinasi data, berikut keenam inovasi yang diusung Desa Kahala dalam program Kahala Ceria:

  • Inovasi Pangan Lokal – mengoptimalkan bahan pangan yang tersedia di Kahala sebagai sumber makanan bergizi dan beragam. Mulai dari identifikasi bahan, edukasi gizi seimbang, pengolahan, hingga demonstrasi menu sehat berbahan lokal.
  • Dapur Sehat Desa – meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam menyiapkan makanan aman serta sesuai kebutuhan ibu dan anak. Termasuk praktik pengolahan dan edukasi keamanan pangan.
  • Program Seluang – memperkuat dukungan keluarga melalui penetapan sasaran berbasis data, pendampingan, koordinasi kader, serta pemantauan dan tindak lanjut.
  • Posyandu Gembira – menghadirkan suasana layanan yang ramah, edukatif, dan menyenangkan agar keluarga terdorong datang rutin. Aktivitasnya mencakup penimbangan, pengukuran, pencatatan, hingga bermain.
  • Posyandu Kawasan Ramah Anak – menciptakan lingkungan layanan aman, nyaman, dan bersih untuk mendukung tumbuh kembang anak, termasuk penyediaan stimulasi dan permainan edukatif.
  • Inovasi Terpadu Pencegahan Stunting – menjadi payung koordinasi yang menghubungkan data sasaran, pelayanan kesehatan, intervensi gizi, pengasuhan, sampai tindak lanjut bagi keluarga berisiko.

Persiapan Menuju Pentas Nasional

Setelah menyandang juara tingkat provinsi, Kahala kini menyiapkan diri bersaing di level nasional. Siti menyebut pihaknya tengah berkoordinasi dengan kementerian terkait menyangkut teknis dan jadwal penilaian lomba tahun ini.

"Kami bersama Desa Kahala akan menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan, baik dari sisi teknis maupun jadwal penilaian," kata Siti.

Koordinasi itu dinilai penting agar seluruh dokumen, data, dan praktik inovasi yang sudah berjalan di Kahala dapat dipresentasikan dengan baik kepada tim penilai nasional.

Follow www.kaltimnow.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kaltim.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks